Setiap bisnis yang sedang berkembang membutuhkan tambahan modal untuk mempercepat pergerakan dari bisnis tersebut. Kami hadir untuk pengusaha dan pebisnis yang selalu ingin maju dan mengembangkan bisnisnya.

Daftar Isi

Kamis, 10 Oktober 2013

0

KKPE Tebu

Kredit ketahanan Pangan & Energi (KKPE) - Tebu adalah Kredit Modal Kerja yang diberikan kepada petani peserta untuk keperluan pengembangan budidaya tebu, melalui kelompok tani atau koperasi yang bermitra dengan Mitra Usaha / PG (Pabrik Gula).
KETENTUAN
Petani
  • Menjadi anggota Kelompok Tani / Koperasi.
  • Menggarap lahan sendiri atau petani penggarap.
  • Bila petani penggarap, disertai surat keterangan pemilik lahan yang diketahui Kepala Desa.
  • Luas lahan maksimal 4 (empat) Ha dan tidak melebihi plafond kredit Rp. 50 juta per individu.
  • Berusia diatas 21 th atau sdh menikah.
  • Menjadi binaan koperasi / perusahaan mitra / instansi terkait.
Kelompok Tani
  • Mempunyai anggota yang melaksanakan usaha/ budidaya yang dapat dibiayai dengan KKP-E.
  • Kelompok Tani telah terdaftar pada dinas teknis setempat.
  • Mempunyai organisasi dengan pengurus yang aktif, paling kurang Ketua, Sekretaris dan Bendahara.
  • Mempunyai aturan kelompok yang disepakati oleh seluruh anggota.
  • Kelompok Tani harus memiliki rekening simpanan di BRI.
  • Kelompok Tani telah mengadakan Perjanjian Kerjasama dengan Mitra Usaha / Pabrik Gula (PG).
Koperasi
  • Koperasi Primer sudah berbadan hukum (Akta Pendirian & Perubahannya).
  • Memiliki perijinan yang diperlukan, legalitas dan usaha di sektor pertanian.
  1. SIUP
  2. TDP
  3. NPWP dll.
  • Memiliki pengurus yang aktif.
  • Memiliki anggota yang terdiri dari petani yang berusaha dalam budidaya yang dapat dibiayai KKP-E.
  • Koperasi harus memiliki rekening simpanan di BRI.
  • Koperasi telah mengadakan Perjanjian Kerjasama dengan Mitra Usaha / Pabrik Gula (PG).
Mitra Usaha
  • Berbadan Hukum & memiliki usaha terkait dengan budidaya tebu dan atau dibidang pengolahan tebu atau untuk industri bahan bakar nabati.
  • Bermitra dengan Kelompok Tani / Koperasi.
  • Bertindak sebagai penjamin pasar tebu petani / Kelompok tani / koperasi sesuai kesepakatan.
  • Telah memiliki perjanjian kerjasama dengan kelompok tani / koperasi yang mewakili petani peserta.
  • Bertindak sebagai penjamin kredit / Avalis.
PERSYARATAN
Kredit
  • Kebutuhan indikatif KKP-E per Ha maksimal Rp 18 juta (sesuai ketentuan Deptan yang berlaku).
  • Suku bunga *)
          Suku Bunga : LPS + 5%; beban petani 7 %; subsidi 5%.
  • Agunan
      a. Agunan pokok
         Fiducia atas kegiatan usaha yang dibiayai seperti hasil gula atau tebu milik petani sesuai penyerahan                hasil tebu yang berlaku di Mitra Usaha / Pabrik Gula (PG).
      b. Agunan tambahan
         Penjaminan oleh Mitra Usaha / Pabrik Gula (PG) sebagai Avalis dalam bentuk Corporate Guarantee.

*) dapat berubah sesuai ketentuan yang terbaru.

Semoga Informasi diatas bermanfaat. Bagi Bapak / Ibu yang berminat mengajukan Kredit Modal Kerja (KMK) atau Kredit Investasi (KI). Silakan Hubungi Kami di 085721044488 (Aditya Nugraha). Kami hanya bisa melayani kredit di Kota Bandung dan Sekitarnyakarena terbentur dengan kode etik wilayah. Selain 2 jenis kredit tersebut atau usaha bapak / ibu diluar kota Bandung, Silakan hubungi Bank Rakyat Indonesia terdekat di kota anda. Terima kasih. 

0 komentar:

Posting Komentar